Skrinning TBC Melalui Active Case Finding (ACF) Puskesmas Bonorowo Tahun 2025
Skrinning TBC Melalui Active Case Finding (ACF) Puskesmas Bonorowo Tahun 2025
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis, TBC ditularkan melalui udara dari percikan (droplet) orang yang sakit TB pada saat berbicara, batuk maupun bersin, guna mendeteksi hal tersebut, UPT Puskesmas Bonorowo melaksanakan kegiatan Active Case Finding (ACF) Tuberkulosis (TBC), yaitu upaya penemuan kasus secara aktif pada populasi berisiko tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di pendopo kecamatan Bonorowo dengan jumlah sasaran sebanyak 180 orang dan menargetkan pasien dengan komorbid, kontak serumah, dan kontak erat pasien TBC. Salah satu inovasi yang digunakan adalah alat portable X-Ray sebagai metode skrining. Dengan alat ini, proses deteksi dini menjadi lebih cepat, efisien, dan menjangkau kelompok masyarakat yang sulit datang ke fasilitas kesehatan. Skrinning ini merupakan bagian dari upaya percepatan eliminasi TBC sesuai target nasional 2030. Dengan ACF menggunakan X-Ray, bisa menemukan kasus lebih awal, sehingga pengobatan dapat segera dimulai dan penularan di masyarakat dapat ditekan. Deteksi dini sangat penting untuk memutus rantai penularan. Melalui kegiatan ini, masyarakat yang masuk kategori risiko tinggi dapat diperiksa secara gratis dan langsung mendapatkan rujukan tindak lanjut bila hasil skrining mengarah pada TBC. Selain skrining TBC, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan pemeriksaan kesehatan lain, seperti pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan edukasi kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya fokus pada TBC, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular dan pentingnya deteksi dini. Kolaborasi lintas sektor dan dukungan fasilitas seperti portable X-Ray diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus, meningkatkan angka keberhasilan pengobatan, serta mendukung target eliminasi TBC.
